11 Cara Alami Mengobati Anemia

Mengobati Anemia

Anemia adalah kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh kurangnya zat besi, asam folat, dan vitamin B12, yang menyebabkan jumlah sel darah merah rendah dan kadar oksigen darah rendah. Gejala termasuk kelelahan, sakit kepala, pusing, tangan dan kaki dingin, nyeri dada, masalah ingatan, tekanan darah rendah, dan kerontokan rambut, di antara banyak lainnya. Anemia memiliki banyak penyebab, diantaranya kehilangan darah (selama menstruasi pada wanita), penurunan tingkat eritropoietin (hormon yang diproduksi oleh ginjal), kehamilan, pola makan yang buruk, dan leukemia (kelebihan produksi sel darah putih).

Beberapa jenis anemia adalah anemia hemolitik, anemia sabit, dan anemia sideroblastik, anemia jenis ini tidak disebabkan oleh kekurangan nutrisi, tetapi oleh malfungsi dalam tubuh. Jenis-jenis ini memerlukan perawatan profesional, jadi periksalah dengan dokter Anda untuk mengetahui jenis apa yang Anda miliki sebelum memulai perawatan di rumah.

Jika Anda menderita kekurangan nutrisi sederhana, ada banyak cara Anda dapat mengobati anemia di rumah, menggunakan pengobatan yang aman, alami, dan terjangkau. Siap untuk mencari tahu apa itu? Mari kita mulai!

11 Cara Alami Mengobati Anemia :

1.Bayam

Bayam kaya akan serat, kalsium, zat besi, beta-karoten, dan vitamin A, B9, E dan C. Rebus ½ cangkir bayam dalam satu gelas air dan tambahkan bumbu kesukaan Anda. Sup sederhana ini mengandung 3,2 mg zat besi (merupakan 20% dari jumlah zat besi yang direkomendasikan untuk wanita). Pastikan Anda tidak merebus bayam lebih dari 3 menit, karena hal ini malah akan menghilangkan kandungan asam oksalat dalam bayam yang berfungsi untuk membantu penyerapan zat besi. Anda juga bisa mencoba 2 resep mudah di bawah ini:

Resep 1

Potong bayam, brokoli, selada air, kale dan seledri.
Campur dengan saus favorit Anda. Resep ini dapat meningkatkan kadar sel darah merah dalam tubuh.

Resep 2

Campurkan 2 sendok teh madu organik ke dalam segelas jus bayam
Minum satu kali sehari selama setidaknya 40 hari

2.Kurma

Dalam 100 gram kurma mengandung sekitar 0,90 mg zat besi. Kurma juga kaya akan magnesium, kalsium, mangan dan tembaga, dimana tembaga berperan penting untuk memproduksi sel darah merah.

Resep

Rendam 2 buah kurma dalam segelas susu semalaman
Makan rendaman kurma tersebut dan juga minum susunya di pagi hari saat perut kosong
Jika Anda tidak menyukai kurma yang direndam dalam susu, Anda bisa langsung memakan kurmanya barulah kemudian meminum susu
Jika Anda alergi terhadap laktosa dalam susu, Anda bisa merendam kurma dalam air hangat selama 3 jam kemudian makan kurmanya dan minum air rendamannya

Lakukan hal ini 3-4 kali seminggu

3.Delima

Delima mengandung protein, serat, karbohidrat, lemak, zat besi dan kalsium. Adapula kandungan magnesium, tembaga, kalium, dan vitamin esensial.

Resep 1

Tambahkan ¼ sendok teh kayu manis dan ½ sendok teh madu ke dalam jus buah delima
Minum setiap hari saat sarapan

Resep 2

Campur 2 sendok teh bubuk biji delima ke dalam segelas susu
Minum 2 kali sehari

4.Pisang

Pisang kaya akan zat besi yang baik untuk merangsang produksi hemoglobin dan enzim lain yang penting untuk produksi sel darah merah. Zat besi dalam pisang juga merupakan sumber magnesium yang baik untuk membantu dalam sintesis hemoglobin.

Resep

Makan pisang segar setiap hari, untuk menambah rasa Anda bisa memberikan tambahan madu pada pisang
Makan setidaknya 2 buah pisang setiap hari

5.Tomat

Loading...

Buah tomat kaya akan Likopen dan vitamin C yang dapat membantu tubuh dalam penyerapan zat besi dan mencegah anemia.

Resep

Makan 2 buah tomat mentah segar setiap hari. Anda bisa menambahkan tomat pada roti lapis ataupun salad segar buatan sendiri.
Anda juga bisa meminum jus buah tomat segar setiap hari
Jika Anda tidak suka jus buah tomat, Anda bisa mencampurnya dengan sedikit jus apel

6.Biji Wijen

Biji wijen mengandung banyak sekali zat besi yang dapat membantu mencegah timbulnya anemia.

Resep

Rendam 1 sendok teh biji wijen dalam air selama 3 jam
Haluskan biji wijen yang telah direndam tersebut hingga menjadi pasta
Campurkan dengan 1 sendok makan madu
Makan 2 kali sehari
Anda juga bisa mencampurkan pasta tersebut ke dalam segelas susu

7.Peterseli (Daun Sop)

Peterseli kaya akan zat besi, asam folat, dan vitamin C. Dalam setengah cangkir peterseli segar mengandung sekitar 5,5 mg zat besi. Anda bisa menambahkan peterseli ke dalam masakan seperti sup, semur, salad, dll. Atau cobalah resep di bawah ini!

Resep

Masukkan peterseli segar atau kering ke dalam cangkir
Tuangkan air panas secukupnya
Diamkan selama kurang lebih 5 menit
Saring, lalu tambahkan 1 sendok teh madu kemudian minum
Minumlah 2-3 kali dalam sehari

8.Madu

Madu adalah sumber dari zat besi, tembaga dan mangan. Madu dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah dan produksi hemoglobin. Anda bisa mengkonsumsi madu dengan makanan lainnya seperti roti panggang, pancake, wafel, dll. Anda juga bisa mencampurkan madu dengan minuman seperti teh. Atau Anda bisa mencoba resep di bawah ini!

Resep

Campurkan satu sendok teh madu, air lemon dan air cuka apel
Minum campuran ini setiap hari

9.Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Bagi Anda yang tidak makan daging, Anda bisa menggantinya dengan kacang-kacangan/ biji-bijian. Pastikan untuk makan-makanan seimbang dan ikuti tips di bawah ini agar tubuh Anda mendapat zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Resep

Konsumsi kacang merah, kacang lima, kacang pinto, kacang arab, dan kacang hijau
Konsumsi kacang kenari, kacang almond, kacang tanah. Dalam ½ cangkir kacang kenari terdapat 3,75 mg zat besi
Konsumsi sereal gandum utuh

10.Akar Bit

Akar bit mengandung banyak zat besi dan juga serat, kalsium, sulfur, dan potasium. Zat-zat tersebut dapat membantu meningkatkan kadar oksigen dalam darah dan jumlah sel darah merah. Anda bisa memakan akar bit yang dicampurkan dengan salad atau ikuti resep berikut ini!

Resep 1

Blender 1 buah akar bit, ½ potong ubi matang, dan 3 wortel hingga halus
Konsumsi setiap hari
Obat-obatan di atas merupakan obat untuk anemia yang bersifat alami dan aman. Jika Anda sudah mencoba resep di atas namun kondisi Anda belum membaik, sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter.

11. Diet Seimbang

Diet seimbang sangat penting untuk mengobati anemia. Ikuti tips di bawah ini untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup zat besi dan bahwa tubuh Anda dapat menyerapnya dengan benar.
• Makan makanan kaya zat besi seperti hati, molase, buah ara, gandum utuh, makanan laut, kacang almond, kacang, tiram, telur, beras merah, anggur, unggas, ubi jalar dan kismis.
• Makan makanan yang kaya kalium seperti pisang, sedikit sayuran, buah-buahan kering, biji-bijian, biji bunga matahari, kiwi dan brokoli.
• Makan makanan yang kaya mangan, seperti padi-padian, kacang, nanas, kacang polong dan telur.
• Makan makanan yang kaya vitamin C, seperti buah jeruk, tomat, dan daun bawang.
• Makan makanan dengan asam folat, seperti jamur, kacang lima, sayuran hijau, kacang merah dan kacang polong bermata hitam.
• Konsumsi serat dengan cukup.
• Minum banyak air.
• Hindari minuman berkafein dan berkarbonasi.

Tips Lain untuk Mencegah dan Mengobati Anemia:

• Masak makanan dalam panci besi untuk mengawetkan nutrisi.
• Campurkan sekitar 60 ml jus alma segar dengan 25 ml madu dan diminum setiap hari.
• Rendam 5-7 kacang almond dalam air semalam, kupas di pagi hari dan makanlah sebelum sarapan.
• Nikmati berjemur di bawah sinar matahari pagi.
• Mandi air dingin beberapa kali seminggu untuk meningkatkan sirkulasi darah.
• Tingkatkan sirkulasi yang baik dengan mendapatkan pijat seluruh badan dengan minyak alami seperti minyak zaitun, minyak mustar, dan minyak kelapa.
• Rendam 3-4 buah ara dalam air semalam dan makan di pagi hari.
• Campurkan 5–7 paprika hitam dalam sekitar 200 ml susu dan didihkan dalam bejana besi selama 5 menit, kemudian diminum.
• Berolahraga secara teratur.
• Berlatih yoga, meditasi, dan pernapasan dalam untuk mengurangi stres dan meningkatkan sirkulasi.

Obat-obatan di atas untuk anemia bersifat alami dan aman. Jika anemia Anda tidak membaik, konsultasikan dengan profesional perawatan kesehatan. Sudahkah Anda mencoba salah satu metode ini?

Loading...