Keputihan Pada Wanita – Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Keputihan Pada Wanita – Jenis, Penyebab dan Pencegahan. Keputihan adalah salah satu jenis masalah kesehatan yang sering dialami oleh wanita. Masalah keputihan bisa terjadi pada wanita berbagai usia, remaja, dewasa, dan juga pada wanita hamil. Walaupun keputihan adalah masalah yang sering terjadi, namun tidak sedikit wanita yang belum memahami apa itu pengertian dari keputihan, penyebab keputihan, jenis keputihan, serta cara pencegahan keputihan yang bisa dilakukan. Alasan mengapa wanita harus memahami betul seluk beluk masalah keputihan adalah karena keputihan sering kali menjadi tanda dan gejala berbagai jenis penyakit pada wanita, salah satunya adalah gejala kanker serviks atau kanker leher rahim. Selain itu, keputihan yang tidak ditangani dengan baik juga bisa mengakibatkan masalah kesehatan reproduksi wanita, bahkan membuat wanita sulit hamil. Lebih parahnya lagi, keputihan yang terjadi terus-menerus dan dibiarkan tanpa ada langkah pengobatan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, pada artikel tips kesehatan kali ini, akan dibahas lengkap mengenai masalah keputihan pada wanita.

artikel tentang keputihan pada wanita, faktor penyebab, jenis, dan cara pencegahan keputihan secara alami

artikel tentang keputihan pada wanita, faktor penyebab, jenis, dan cara pencegahan keputihan secara alami

Macam dan Jenis Keputihan Pada Wanita

Jenis Keputihan Fisiologis ( Keputihan Normal )

Secara medis, keputihan pada wanita dibagi menjadi 2 jenis. Jenis keputihan yang pertama adalah keputihan fisiologis. Jenis keputihan Fisiologis secara umum banyak terjadi pada wanita yang berada pada masa subur. Selain itu keputihan fisiologis juga banyak terjadi pada wanita yang akan mengalami menstruasi, dan setelah menstruasi selesai. Terjadinya keputihan fisiologis pada wanita saat masa subur dan masa menstruasi dikarenakan pada waktu tersebut pada kemaluan wanita terdapat banyak lendir. Namun yang perlu diingat terkait dengan jenis keputihan fisiologis ini, bahwa jenis keputihan ini biasanya tidak menyebabkan rasa gatal pada kemaluan, dan juga tidak menimbulkan bau. Selain itu, keputihan fisiologis pada ibu hamil tidak akan mempengaruhi kondisi janin yang sedang dikandung.

keputihan fisiologis adalah jenis keputihan normal yang tidak menimbulkan bau dan rasa gatal serta tidak berbahaya

keputihan fisiologis adalah jenis keputihan normal yang tidak menimbulkan bau dan rasa gatal serta tidak berbahaya

Berikut ini adalah ciri-ciri keputihan fisiologis pada wanita :

  • Pada keputihan fisiologis cairan yang keluar bersifat encer
  • Cairan keputihan fisiologis berwarna bening
  • Keputihan fisiologis tidak menimbulkan bau
  • Keputihan jenis fisiologis tidak menyebabkan rasa gatal pada kemaluan
  • Cairan keputihan yang keluar hanya sedikit dan dalam batas normal

Jenis Keputihan Patologis ( Keputihan Abnormal )

Jenis keputihan selanjutnya adalah keputihan patologis. Jika dibandingkan dengan jenis keputihan fisiologis, maka keputihan patologis ini bisa disebut sebagai keputihan tidak normal. Para wanita harus lebih waspada terhadap jenis keputihan yang satu ini. Keputihan patologis ini bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan khususnya pada organ reproduksi dan kewanitaan. Jenis keputihan patologis yang tidak normal ini disebabkan karena adanya infeksi pada organ kewanitaan. Pada ibu hamil, keputihan patologis ini dapat berakibat buruk pada janin yang sedang dikandung, bahkan bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Oleh karena itu, jika anda mengalami keputihan patologis dengan ciri-ciri berikut ini, anda harus waspada dan sebisa mungkin segera berkonsultasi dengan dokter.

keputihan patologis adalah jenis keputihan tidak normal yang dapat menyebabkan bayi lahir prematur jika terjadi pada ibu hamil

keputihan patologis adalah jenis keputihan tidak normal yang dapat menyebabkan bayi lahir prematur jika terjadi pada ibu hamil

Berikut ini adalah ciri-ciri keputihan patologis pada wanita :

  • Ciri utama keputihan patologis adalah keluarnya cairan yang kental
  • Cairan keputihan yang keluar berwarna putih susu, terkadang juga berwarna kuning dan hijau
  • Keputihan patologis juga menyebabkan terjadinya rasa gatal pada kemaluan
  • Adanya bau tidak sedap pada cairan keputihan
  • Munculnya bercak-bercak keputihan yang terdapat pada celana dalam
  • Cairan keputihan yang keluar jumlahnya sangat banyak dan berlebih

Faktor Pemicu dan Penyebab Keputihan

  • Faktor Kebersihan

Faktor utama pemicu dan penyebab keputihan pada wanita adalah kebersihan pada organ intim. Kebersihan organ intim merupakan hal utama yang perlu diperhatikan oleh wanita untuk menghindari terjadinya keputihan. Organ intim yang tidak terjaga kebersihannya dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah masalah keputihan ini. Menjaga kebersihan, termasuk dengan menjaga kelembaban vagina perlu untuk menjaga kesehatan organ intim anda, dan juga menghindari terjadinya infeksi bakteri patogen.

penyebab utama keputihan pada wanita adalah tidak terjaganya kebersihan organ intim sehingga mudah terinfeksi bakteri dan kuman

penyebab utama keputihan pada wanita adalah tidak terjaganya kebersihan organ intim sehingga mudah terinfeksi bakteri dan kuman

  • Stress

Jangan pernah menganggap remeh kondisi psikologis anda, karena jika anda mengalami stress maka dapat memicu terjadinya keputihan. Wanita yang mengalami depresi dan stress akan membuat kondisi hormon dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Hal ini dapat memicu terjadinya keputihan pada kemaluan karena perubahan hormon dalam tubuh yang menganggu proses alami dimana seharusnya vagina dapat membersihkan dirinya sendiri. Namun karena kondisi hormon dalam tubuh yang tidak seimbang, proses alami ini akan terganggu, dan membuat kebersihan organ intim anda menjadi bermasalah.

mengalami kondisi stress dan depresi dapat mengakibatkan terjadinya keputihan pada wanita karena perubahan hormon dalam tubuh

mengalami kondisi stress dan depresi dapat mengakibatkan terjadinya keputihan pada wanita karena perubahan hormon dalam tubuh

  • Obat-obatan

Keputihan pada wanita juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang berlebihan. Obat yang dimaksud disini adalah antibiotik yang jika digunakan dengan berlebihan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh berkurang. Dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh, dapat memicu terjadinya keputihan yang menyerang organ intim anda. Selain itu, penggunaan pil KB juga bisa menyebabkan keputihan. Hal ini disebabkan karena pil KB membuat terjadinya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh wanita.

mengkonsumsi obat-obatan secara berlebih seperti pil kb dapat menjadi penyebab terjadinya keputihan pada wanita

mengkonsumsi obat-obatan secara berlebih seperti pil kb dapat menjadi penyebab terjadinya keputihan pada wanita

  • Parasit Trichomonas Vaginalis

Parasit juga menjadi salah satu faktor pemicu dan penyebab keputihan pada wanita. Parasit jenis ini menular melalui hubungan intim, dan perlengkapan mandi yang tidak bersih. Keputihan yang disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis meiliki ciri-ciri sebagai berikut: cairan keputihan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir. Keputihan yang disebabkan oleh parasit ini tidak disertai dengan rasa gatal pada kemaulan, namun vagina akan terasa sakit jika ditekan.

  • Bakteri Gardnella

Keputihan juga bisa disebabkan oleh bakteri. Jenis bakteri gardnella yang menginfeksi organ kewanitaan dapat menimbulkan keputihan yang memiliki ciri khusus sebagai berikut : cairan keputihan berwarna keabuan, cairan keputihan sedikit encer, keputihan disertai dengan bau amis dan berbuih. keputihan yang disebabkan oleh bakteri garnella ini sering kali disertai dengan rasa gatal yang sangat menganggu.

  • Virus

Penyebab keputihan pada wanita yang berikutnya adalah virus. Keputihan yang diakibatkan oleh virus terhitung sebagai keputihan yang parah dan dapat membahayakan kesehatan. Virus penyebab keputihan ini biasanya terjadi akibat adanya berbagai macam penyakit seperti penyakit kelamin, HIV/AIDS, dan juga penyakit herpes dan condyloma. Keputihan yang disertai dengan keluarnya cairan berbau, dan juga tumbuhnya kutil-kutil pada sekitar kemaluan merupakan ciri keputihan yang disebabkan oleh virus ini. Virus condyloma ini banyak menyerang wanita selama masa kehamilan. Selain itu, virus herpes yang ditularkan melalui hubungan intim juga bisa menjadi penyebab keputihan pada wanita. Ciri keputihan yang disebabkan karena virus herpes adalah munculnya luka yang melepuh di sekitar lubang vagina dan terasa panas serta menimbulkan rasa gatal. Anda harus berhati-hati terhadap keputihan yang disebabkan oleh virus ini, karena dapat memicu terjadinya penyakit kanker leher rahim atau kanker serviks yang mematikan.

Cara Mencegah Keputihan Secara Alami

Mengingat akan resiko yang terjadi akibat keputihan, maka cara terbaik adalah dengan menghindari dan mencegah terjadinya keputihan sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa cara mencegah keputihan secara alami yang bisa anda coba.

  • Untuk mencegah keputihan anda harus rajin membersihkan organ intim anda. Dalam menjaga kebersihan organ intim, anda bisa menggunakan pembersih yang tidak menyebabkan terjadinya gangguan pada kadar pH pada daerah kemaluan anda. Gunakan produk pembersih yang terbuat dari bahan susu. Dengan menggunakan produk permbersih yang terbuat dari bahan dasar susu, maka kadar pH organ intim anda dapat terjaga, dan juga dapat menghilangkan bakteri jahat. Hindari menggunakan sabun antiseptik untuk membersihkan kemaluan anda, karena ini dapat berdampak buruk dalam jangka panjang.

    membersihkan organ intim wanita dengan cairan pembersih yang dapat menjaga kadar pH dan kelembaban dapat mencegah keputihan

    membersihkan organ intim wanita dengan cairan pembersih yang dapat menjaga kadar pH dan kelembaban dapat mencegah keputihan

  • jangan pernah menggunakan bedak pada kemaulan anda, walaupun anda ingin bagian kemaluan anda menjadi lebih harum. Penggunaan bedak pada kemaluan dapat mengundang datangnya jamur pada vagina.
  • Selalu keringkan vagina anda setelah beraktifitas dan juga setelah mandi dan buang air.
  • Selalu gunakan pakaian dalam yang kering dan tidak lembab. Selain itu anda juga harus rajin mengganti pakaian dalam agar tidak menyebabkan munculnya bakteri dan kuman penyebab keputihan.
  • Hindari menggunakan celana yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan sirkulasi udara pada bagian kemaluan menjadi berkurang.
  • Pilihlah celana dalam yang berbahan dasar katun karena dapat menyerap keringat dengan baik.

    menggunakan celana dalam berbahan yang dapat menyerap keringat dapat mencegah terjadinya keputihan pada wanita

    menggunakan celana dalam berbahan yang dapat menyerap keringat dapat mencegah terjadinya keputihan pada wanita

  • Ketika sedang mengalami menstruasi, anda harus rutin mengganti pembalut yang anda gunakan.
  • Hindari stress dan juga buat suasana hati anda untuk selalu baik. Karena stress dapat memicu terjadinya keputihan.

Itulah tadi informasi dan tips kesehatan seputar Keputihan Pada Wanita – Jenis, Penyebab dan Pencegahan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua para wanita. Dengan mengatahui dan memahami segala sesuatu yang bekaitan dengan keputihan, diharapkan anda bisa lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi keputihan yang dapat membahayakan kesehatan anda. Jangan lupa untuk membagikan artikel kesehatan tentang Keputihan Pada Wanita – Jenis, Penyebab dan Pencegahan ini kepada orang-orang disekitar anda.

Loading...