Faktor Pemicu dan Penyebab Kanker Paru-Paru

Faktor Pemicu dan Penyebab Kanker Paru-Paru. Seperti halnya pada hampir semua jenis penyakit yang menyerang organ paru-paru, salah satu faktor yang selalu dikaitkan sebagai pemicu dan penyebab adalah kebiasaan merokok. Hal ini sangatlah wajar dan memang sebuah kenyataan, secara medis kandungan nikotin yang terdapat pada tembakau bahan dasar rokok memang dapat menyebabkan kerusakan pada organ paru-paru, dan salah satunya menjadi penyebab terjadinya penyakit kanker paru-paru. Walaupun kebiasaan merokok baik pada pria dan wanita adalah faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru, namun perlu anda ketahui juga bahwa kanker paru-paru juga dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok. Fakta ini membuktikan bahwa penyakit kanker paru-paru dapat menyerang siapa saja, baik para perokok aktif, maupun perokok pasif, atau bahkan mereka yang sama sekali tidak pernah terpapar asap rokok juga bisa menjadi korban kanker paru-paru ini. Benar adanya jika penyebab utama kanker paru-paru secara umum adalah kebiasaan merokok, namun ternyata terdapat faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru lainnya yang tidak ada kaitannya dengan kebiasaan merokok. Simak ulasan lengkapnya berikut ini untuk mengetahui apa saja faktor yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker paru-paru pada pria dan wanita.

faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru selain merokok yang perlu anda ketahui dan hindari

faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru selain merokok yang perlu anda ketahui dan hindari

Tingkat Resiko serta Faktor Pemicu dan Penyebab Kanker Paru-Paru Secara Umum

Selain karena kebiasaan merokok yang berlangsung lama, ternyata masih ada beberapa faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru yang belum begitu disadari oleh masyarakat. Tingkat resiko kanker paru-paru pada beberapa orang yang memiliki kebiasaan dan lingkungan dengan kondisi tertentu membuat mereka rentan terserang penyakit kanker paru-paru ini. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai berbagai faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru serta tingkat resiko yang mengancam disekitar kita.

Tingkat Resiko Kanker Paru-Paru pada Perokok Aktif dan Perokok Pasif

Berdasarkan data medis, ada sekitar 80% – 90% kasus kanker paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok penderitanya. Tingkat resiko perokok aktif lebih tinggi daripada perokok pasif yang hanya menghirup asap rokok tanpa mereka sadari. Meskipun begitu, perokok pasif juga rentang terserang kanker paru-paru jika berada di lingkungan perokok dan menghirup asap rokok dalam waktu yang lama dan terus-terusan. Banyak yang belum menyadari bahwa asap rokok yang dihisap mengandung lebih dari 50 zat-zat pemicu kanker yang akan memberi dampak secara langsung terhadap jaringan paru-paru. Beberapa zat berbahaya penyebab kanker ini adalah nikotin dan tar yang terkandung dalam setiap batang rokok. Pada awalnya, kerusakan organ paru-paru yang diakibatkan oleh asap rokok dapat diperbaiki oleh tubuh secara alami, namun jika kebiasaan merokok terus dilakukan dalam jangka waktu yang lama, maka kerusakan pada jaringan paru-paru akan terus bertambah dan menjadi lebih parah. Terjadinya kerusakan pada jaringan paru-paru karena asap rokok ini akan memicu terjadinya reaksi tidak normal dari sel-sel yang akhirnya menjadi sel kanker paru-paru.

kebiasan merokok pada pria dan wanita adalah faktor utama pemicu dan penyebab kanker paru-paru baik perokok aktif maupun perokok pasif

kebiasan merokok pada pria dan wanita adalah faktor utama pemicu dan penyebab kanker paru-paru baik perokok aktif maupun perokok pasif

Selain pada tembakau yang menjadi bahan dasar rokok, zat-zat penyebab kanker paru-paru juga terdapat pada tanaman ganja. Seperti kita ketahui, tanaman ganja adalah salah satu jenis Narkoba yang dilarang peredarannya. Meskipun begitu, tidak sedikit orang yang masih rutin menghisap ganja, dan terkadang mencampurnya dengan tembakau. Orang yang menghisap ganja bercampur dengan tembakau memiliki resiko lebih tinggi terserang kanker paru-paru. Hal ini juga terkait dengan cara mereka menghisap rokok ganja yang lebih dalam dan lebih lama jika dibandingkan dengan menghisap rokok tembakau biasa. Jika pada perokok aktif asap rokok dihirup dengan sengaja dan dengan sadar, maka pada perokok pasif hal ini terjadi bukan karena kemauan mereka sendiri. Meski tidak merokok secara langsung, perokok pasif tetap berisiko terkena kanker paru-paru. Terdapat data yang mencengangkan, dimana perokok pasif memiliki resiko terserang kanker paru-paru 20% lebih tinggi dibandingkan orang yang sama sekali tidak menghidup asap rokok.

Polusi Udara Dapat Menyebabkan Kanker Paru-Paru

Berdasarkan data yang disampaikan oleh badan kesehatan dunia atau WHO (World Health Organization), kawasan di Asia Tenggara berada di posisi kedua sebagai wilayah penyumbang buruknya polusi udara di dunia. Orang yang tinggal di daerah-daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi memiliki resiko terkena kanker paru-paru yang cukup besar. Risiko terkena kanker paru-paru akan meningkat jika kita terkena pajanan polusi udara, contohnya dari asap kendaraan atau asap pabrik. Polusi udara adalah salah satu faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru selain kebiasaan merokok yang perlu untuk dihindari. Berdasarkan data medis, ada sekitar 1 dari 100 kematian yang terjadi karena kanker paru-paru diakibatkan oleh tingkat polusi udara yang tinggi. Kebiasaan menghirup asap pembuangan dari kendaraan maupun limbah industri pabrik memiliki dampak yang sama dengan perokok pasif terkait dengan terjadinya kanker paru-paru.

orang yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi memiliki resiko yang besar terkena kanker paru-paru

orang yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi memiliki resiko yang besar terkena kanker paru-paru

Pajanan di Tempat Kerja Memicu Kanker Paru-Paru

Bagi anda yang masih awam dengan kata Pajanan berikut ini penjelasannya, Pajanan adalah peristiwa yang menimbulkan risiko penularan (dalam hal ini resiko penularan kanker paru-paru). Banyak jenis pekerjaan yang mengharuskan para pekerjanya untuk selalu berada pada tempat kerja yang cukup ekstrim dan berbahaya. Beberapa pekerjaan memiliki kemungkinan kaitan dengan meningkatnya risiko terkena kanker paru-paru. Orang-orang yang terkena pajanan di tempat kerja yang berhubungan langsung dengan senyawa kimia yang bersifat karsinogenik, seperti asbes, nikel, batu bara, silika, dan arsenik memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru.

orang yang bekerja di pabrik kimia dan bersentuhan langsung dengna senyawa kimia dapat terkena kanker paru-paru karena pajanan di tempat kerja

orang yang bekerja di pabrik kimia dan bersentuhan langsung dengna senyawa kimia dapat terkena kanker paru-paru karena pajanan di tempat kerja

Terjadinya Kanker Paru-Paru karena Pajanan Radiasi

Salah satu jenis radiasi yang dapat menyebabkan terjadinya kanker paru-paru adalah radiasi gas radon. Radon adalah gas radioaktif yang muncul secara alami dan menjadi bagian dalam udara yang kita hirup setiap harinya. Gas radon berasal dari batuan dan tanah dalam jumlah yang sangat kecil. Gas radon ini bisa berpindah tempat melalui tanah. Gas ini akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah pondasi, pipa, saluran air atau lubang terbuka lainnya. Gas ini bisa diuji dengan alat pengujian sederhana, karena gas radon bersifat tidak kasat mata dan tidak berbau. Bagi orang yang terkena pajanan radiasi gas radon secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru. Radiasi gas radon menjadi salah satu faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru karena jika dihirup, gas radon dapat merusak jaringan paru-paru secara berkala.

pajanan radiasi gas radon yang merupakan gas radioaktif dapat menjadi fakto pemicu dan penyebab kanker paru-paru

pajanan radiasi gas radon yang merupakan gas radioaktif dapat menjadi fakto pemicu dan penyebab kanker paru-paru

Itulah tadi informasi seputar kesehatan tentang faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru yang tentu saja perlu anda hindari sejak dini. Menghentikan kebiasaan merokok bagi perokok aktif, dan menghindari asap rokok bagi perokok pasif adalah langkah bijak untuk dapat terhindar dari penyakit kanker paru-paru ini. Sedangkan bagi anda yang bekerja pada lingkungan yang memiliki tingkat polusi udara tinggi, bersentuhan langsung dengan senyawa kimia, maka disarankan untuk selalu menggunakan alat perlengkapan keselamatan yang memenuhi standar operasional di lapangan. Dan bagi anda yang mengalami beberapa gejala kanker paru-paru seperti batuk berdarah dan sesak napas, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda, dan jangan lupa untuk membagikan artikel kesehatan tentang faktor pemicu dan penyebab kanker paru-paru ini kepada orang-orang disekitar anda.

Loading...