Definisi dan Pengertian Penyakit Alzheimer

Definisi dan Pengertian Penyakit Alzheimer. Pada artikel kesehatan kali ini, akan dibahas mengenai salah satu jenis penyakit syaraf, yaitu penyakit alzheimer. Jika dibandingkan dengan beberapa jenis penyakit umum lainnya, maka penyakit alzheimer merupakan salah satu jenis penyakit yang masih awam dikalangan masyarakat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, akan dibahas secara lengkap mengenai definisi dan pengertian penyakit alzheimer secara umum dan juga menurut beberapa para ahli.

definisi dan pengertian penyakit alzheimer

definisi dan pengertian penyakit alzheimer secara umum dan menurut para ahli

Definisi dan pengertian penyakit alzheimer adalah jenis demensia paling umum yang awalnya ditandai dengan melemahnya daya ingat otak, hingga terjadinya gangguan otak yang akan mempengaruhi proses perencanaan, penalaran, persepsi, dan berbahasa. Secara umum, penyakit alzheimer akan berkembang secara perlahan pada penderitanya. Contoh nyata dari proses perkembangan penyakit alzheimer ini adalah, seorang pederita alzheimer yang pada awalnya hanya sebatas lupa soal isi percakapan yang baru saja dibincangkan atau lupa dengan nama obyek dan tempat, lambat laun bisa berkembang menjadi disorientasi dan perubahan perilaku penderita alzheimer. Beberapa jenis perubahan perilaku yang sering terjadi pada penderita penyakit alzheimer seperti menjadi agresif, penuntut, dan mudah curiga terhadap orang lain. Pada kondisi tertentu dimana penyakit alzheimer sudah semakin parah, maka penderitanya bisa mengalami halusinasi, masalah dalam berbicara dan berbahasa, serta tidak mampu melakukan aktivitas tanpa dibantu orang lain. Itulah tadi sekilas informasi mengenai definisi dan pengertian penyakit alzheimer yang perlu anda ketahui.

Faktor Resiko dan Penyebab Penyakit Alzheimer

Penyebab penyakit alzheimer secara umum

Untuk mengenal lebih lanjut mengenai penyakit alzheimer, maka berikut ini akan disajikan informasi tentang faktor resiko dan penyebab penyakit alzheimer yang sering terjadi.

Secara khusus, penyebab pasti penyakit alzheimer belum diketahui, namun para ahli kesehatan percaya bahwa penyebab penyakit alzheimer secara umum adalah akibat meningkatnya produksi protein dan khususnya penumpukan protein beta-amyloid di dalam otak yang menyebabkan kematian sel saraf.

Beberapa faktor resiko penyakit alzheimer

penyebab dan faktor resiko penyakit alzheimer pada orang lanjut usia

penyebab dan faktor resiko penyakit alzheimer pada orang lanjut usia

Selain penyebab umum penyakit alzheimer diatas, ada beberapa hal yang dapat menjadi faktor resiko terjadinya penyakit alzheimer pada seseorang penderita. Beberapa faktor utama yang dapat memicu terjadinya penyakit alzheimer diantaranya adalah pertambahan usia, cidera parah di kepala, riwayat kesehatan keluarga atau genetika, dan gaya hidup.

Berdasarkan penelitian medis, penyakit alzheimer paling banyak terjadi pada orang-orang yang telah berusia di atas 65 tahun dan sebanyak 16 persen diidap oleh mereka yang usianya di atas 80 tahun. Selain itu, penyakit alzheimer juga lebih banyak terjadi pada perempuan daripada laki-laki. Meskipun begitu, ternyata orang-orang yang berusia 40-65 tahun juga rentan terserang penyakit alzheimer ini.

Diagnosis awal dan upaya pengobatan penyakit Alzheimer

Sampai dengan hari ini, belum ada obat yang bisa menyembukan penyakit alzheimer secara total. Beberapa metode pengobatan yang dilakukan adalah untuk memperlambat proses perkembangan, serta untuk meredakan gejala alzheimer yang muncul. Secara umum, seseorang yang didiagnosa menderita penyakit alzheimer dapat hidup sekitar 8-10 tahun setelah gejala awal alzheimer muncul, namun ada juga beberapa penderita lainnya yang bisa hidup lebih lama dari itu.

diagnosis dan upaya pengobatan penyakit alzheimer

diagnosis dan upaya pengobatan penyakit alzheimer

Mengingat bahwa penyakit alzheimer belum dapat disembuhkan secara total, maka disarankan bagi anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika daya ingat anda mengalami perubahan atau anda merasa khawatir mengidap demensia. Dengan melakukan diagnosis awal penyakit alzheimer, maka penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan juga mendapatkan upaya-upaya medis untuk mengurangi resiko dari penyakit alzheimer itu sendiri.

Dalam mendeteksi penyakit alzheimer, tidak ada cara/metode khusus yang dilakukan oleh seorang dokter. Cara mendiagnosis penyakit alzheimer yang secara umum sering dilakukan oleh seorang dokter adalah dengan bertanya seputar masalah dan gejala yang dialami pasien. Tes medis mungkin akan dilakukan untuk memastikan kondisi yang dialami pasien bukan karena penyakit lain.

Penangnan penyakit alzheimer bisa dilakukan secara medis dengan memberikan beberapa jenis obat-obatan yang dapat membantu meredakan gejala dan juga menghambat perkembangan penyakit alzheimer itu sendiri. Selain dengan metode medis, penanganan penyakit alzheimer juga bisa dilakukan dengan metode psikologis melalui stimulasi kognitif guna memperbaiki ingatan si penderita, memulihkan kemampuannya dalam berbicara maupun dalam memecahkan masalah, serta membantunya hidup semandiri mungkin.

Bagaimana cara mencegah penyakit alzheimer?

Seperti sudah dijelaskan diatas, bahwa penyebab pasti penyakit alzheimer belum diketahui, oleh karena itu upaya pencegahan penyakit alzheimer ini juga belum bisa dilakukan secara pasti. Meskipun demikian, ada beberapa cara dan upaya yang bisa diilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan dan fungsi otak, di antaranya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, tidak merokok, membatasi konsumsi alkohol, serta rutin memeriksakan diri ke dokter seiring pertambahan usia.

Itulah tadi artikel kesehatan tentang definisi dan pengertian penyakit alzheimer secara umum, dan juga informasi pelengkap lainnya termasuk penyebab, gejala, pencegahan, dan pengobatan penyakit alzheimer. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua yang membacanya, dan jangan lupa untuk membagikan informasi kesehatan tentang definisi dan pengertian penyakit alzheimer ini di facebook dan twitter.

Loading...