Alasan Harus Mengatur Waktu dan Jarak Kehamilan

Alasan Harus Mengatur Waktu dan Jarak Kehamilan. Bagi pasangan suami istri yang baru saja dikaruniai anak pertama, pasti ada keinginan untuk segera mendapatkan anak kedua. Hal ini sangatlah wajar, apalagi baru pasangan suami istri yang masih berusia muda. Keinginan untuk segera mendapatkan momongan untuk kedua kalinya biasanya didasarkan oleh beberapa alasan, misalnya ingin segera memberikan adik untuk anak pertama, ingin mendapatkan anak laki-laki jika anak pertama perempuan dan sebaliknya, serta karena faktor usia yang masih muda. Kehamilan untuk yang kedua ataupun yang ketiga dan seterusnya adalah sebuah kebahagiaan bagi sebuah keluarga. Hal ini dapat dimaklumi, namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa perlu ada rentang waktu dan jarak kehamilan yang ideal supaya proses kehamilan yang berikutnya berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan resiko buruk baik bagi ibu hamil maupun bagi kandungannya.

alasan medis kenapa harus mengatur waktu dan jarak kehamilan setelah melahirkan yang aman dan ideal

alasan medis kenapa harus mengatur waktu dan jarak kehamilan setelah melahirkan yang aman dan ideal

Resiko Waktu dan Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

Masih banyak ibu muda yang belum begitu memahami alasan kenapa harus mengatur waktu dan jarak kehamilan. Didasarkan pada beberapa kasus, ditemukan fakta bahwa jika waktu dan jarak kehamilan terlalu dekat dengan kehamilan yang sebelumnya, maka dapat menimbulkan beberapa resiko buruk yang dapat terjadi pada ibu maupun janin yang dikandung. Setelah proses persalinan, kondisi rahim yang masih dalam tahap pemulihan dari proses melahirkan berakibat pada belum maksimalnya proses pembentukan cadangan makanan yang dibutuhkan bagi janin yang akan dikandung. Kondisi seperti ini memiliki resiko bahwa nantinya ketika bayi dilahirkan akan memiliki berat badan rendah dan dibawah normal serta terjadinya kekurangan zat gizi pada si bayi yang membuat kesehatannya dapat terganggu. Resiko waktu dan jarak kehamilan terlalu dekat lainnya adalah bahwa bayi akan mengalami kelainan plasenta, bahkan pada beberapa kasus dapat mengakibatkan bayi mengalami autisme. Sementara bagi si ibu, waktu dan jarak kehamilan terlalu dekat dapat menimbulkan resiko terkena penyakit anemia akut. Jika ibu hamil mengalami anemia akut, maka resiko terburuk yang dapat terjadi adalah pendarahan, bayi terlahir prematur, komplikasi kehamilan, bahkan terjadinya keguguran. Tentunya semua resiko tersebut bisa dicegah dan dihindari dengan mengatur waktu dan jarak kehamilan yang aman dan ideal.

resiko waktu dan jarak kehamilan terlalu dekat dapat menyebabkan bayi lahir prematur, bahkan terjadi keguguran selama kehamilan

resiko waktu dan jarak kehamilan terlalu dekat dapat menyebabkan bayi lahir prematur, bahkan terjadi keguguran selama kehamilan

Selain karena alasan medis diatas, faktor non medis juga perlu diperhatikan dalam merencanakan kehamilan kedua. Seperti kita tahu bahwa selama masa kehamilan dan sampai pada proses persalinan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, hal ini tentu saja perlu dipersiapkan dengan baik. Misalnya terkait dengan kebutuhan ibu hamil seperti harus membeli susu khusus kehamilan, serta kebutuhan calon bayi. Selain itu, beberapa masalah selama masa kehamilan yang sering dialami ibu hamil seperti nafsu makan menurun selama kehamilan juga perlu diperhatikan. Alasan non medis lainnya yang juga perlu diperhatikan sehingga perlu untuk mengatur waktu dan rentang kehamilan adalah terkait psikologis dan perkembangan mental anak pertama. Hasil penelitian mengatakan bahwa pada umumnya anak berusia kurang dari 1 tahun mudah sekali merasa cemburu jika ada kehadiran anggota keluarga baru, dalam hal ini adalah bayi yang akan menjadi adiknya. Kondisi seperti ini juga perlu ibu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk kembali hamil, karena merawat anak apalagi anak yang masih rentan sisi psikologisnya adalah bukan pekerjaan yang mudah. Tingkat emosi yang tinggi dalam merawat anak dapat berpengaruh terhadap kehamilan yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, disarankan untuk kembali memikirkan dengan matang tentang rencana untuk hamil lagi, mengingat faktor resiko jika waktu dan rentang kehamilan terlalu dekat.

resiko waktu dan jarak kehamilan yang terlalu dekat dapat menyebabkan kondisi mental dan psikologis anak pertama terganggu dan merasa cemburu

resiko waktu dan jarak kehamilan yang terlalu dekat dapat menyebabkan kondisi mental dan psikologis anak pertama terganggu dan merasa cemburu

Saran Waktu dan Jarak Kehamilan yang Aman & Ideal

Mengingat banyaknya resiko yang mungkin saja terjadi jika waktu dan jarak kehamilan terlalu dekat, maka solusi terbaik adalah dengan mengatur dan merencanakan kehamilan berikutnya dengan matang. Beberapa ahli mengatakan bahwa waktu dan jarak kehamilan yang aman dan ideal adalah antara 18 sampai 48 bulan dihitung dari waktu persalinan sebelumnya. Jika anda merasa waktu dan jarak kehamilan ini terlalu lama, misalnya anda berharap untuk mendapatkan kehamilan kembali setelah 12 bulan pasca melahirkan, maka ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan anda. Mengatur waktu dan jarak kehamilan yang aman dan ideal akan menghindarkan ibu dan anak dari resiko yang sudah disebutkan diatas tadi. Waktu dan jarak kehamilan ideal diatas akan memberikan cukup istirahat bagi rahim ibu untuk kembali siap menjadi rumah bagi calon bayi yang akan dikandung. Rahim yang sudah siap akan memiliki cadangan makanan yang cukup untuk calon bayi, yang membuat kehamilan akan berjalan dengan lancar, dan bayi yang akan dilahirkan memiliki kualitas kesehatan yang baik. Selain itu, waktu dan jarak kehamilan yang ideal tersebut juga dimaksudkan untuk mempersiapkan alasan non medis, misalnya terkait persiapan finansial untuk mendukung proses kehamilan sampai persalinan, dan juga terkait dengan perkembangan mental dan psikologi anak pertama yang sudah siap untuk menerima kehadiran anggota kelurga baru.

waktu dan jarak kehamilan yang aman dan ideal adalah 18-48 bulan setelah melahirkan normal maupun caesar

waktu dan jarak kehamilan yang aman dan ideal adalah 18-48 bulan setelah melahirkan normal maupun caesar

Itulah tadi informasi seputar kesehatan tentang alasan harus mengatur waktu dan jarak kehamilan bagi keluarga muda. Dengan memberikan rentang waktu yang cukup sampai kehamilan berikutnya, akan memberikan banyak manfaat bagi keluarga, dan yang pasti menghindarkan segala resiko buruk bagi ibu dan buah hati. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua, dan jangan lupa untuk membagikan artikel tentang alasan harus mengatur waktu dan jarak kehamilan ini kepada orang-orang yang anda kasihi.

Loading...